- Media Informasi Portal Informasi - Punya Kabar

PunyaKabar.info - Tidak sedikit cara memberikan kasih sayang kepada Pacar kita, Dengan Kecupan Kening, Kecupan di Bibir dan, Kecupan di Leher anti biasa. Kali ini kita akan membahas, Ketulusan dari sebuah cinta itu, Ciuman di mana? Apakah di kening? di Bibir? atau dari Bibir turun ke leher?

Yang Benar-benar Cinta Adalah Memberi Kecupan di Kening, Bukan di Leher
Sumber Gelombang.org
Tapi apakah kamu percaya? Cinta yang sebenarnya adalah kecupan di kening, Bukan Lumatan di Bibir, kalau kamu selama ini menganggap sebaliknya, silahkan kamu simak beberapa alasan ini bisa membuatmu memikirkan luapan kasih sayang kepacar kamu.

1. Konon kening dekat dengan ingatan-ingatan baik. Mengecupnya di sana seperti menyegel kenangan baik lebih lama

Kening, katanya, dekat dengan otak yang menyimpan kenangan-kenangan baik. Di sana berbagai kenangan sebenarnya riuh sekali. Meminta diperhatikan dan diulang sekali lagi.

Mengecupnya di kening sebenarnya sama dengan menyegel kenangan-kenangan baik lebih lama. Menempatkan bibirmu di sana menjadikanmu seseorang yang memberinya ingatan manis, sesering dan sesuka yang kamu bisa.

2. Desir di dada yang tercipta beda. Melumat bibir memang membuat tubuh gemetar. Tapi kecup kening efeknya lebih lama berpendar

Melumat bibir jelas membuat tubuh gemetar. Rasanya tubuh kehilangan gravitasinya sementara. Kamu lupa apa yang penting, apa yang membuatmu sedih dan bahagia. Sesaat poros duniamu hanya jadi dia.

Tapi efek dari lumat di bibir ini juga lebih cepat hilang. Saat dia tidak benar-benar melibatkan perasaan maka debarnya bisa berkurang dalam hitungan malam.

Kecup kening memang jauh lebih sederhana. Hanya sekecup ringan sentuhan mampir di pucuk kepala. Namun pendar yang tercipta karena tindakan ini konon bertahan lebih lama.

3. Kenapa? Barangkali karena kecup di kening lebih terasa tulusnya. Sesederhana itu saja

Sesuatu yang dilakukan dengan hati pesannya akan lebih terasa sampai ke hati. Kecup di kening dan lumat di bibir juga menganut hukum ini.

Kecup lembut di kening memang terasa lebih tulus di dada. Sementara lumatan di bibir lebih sering teasa terburu-buru dan hanya mengikuti luapan perasaan saja. Mempertemukan bibirmu dengan bibirnya jelas jadi bukti cinta. Namun sesekali cinta tertinggal lebih lama lewat cara yang jauh lebih sederhana.

4. Dia yang mau menunggu mengecup bibirmu tidak hanya mencintai tubuhmu. Dia menyayangimu lebih dari semua batas fisik itu

Dia yang mau menunggu untuk mengecup bibirmu mencintaimu lebih dari semua batasan fisik itu. Dia tidak keberatan menghargai batasanmu. Memutuskan menyentuhmu pada bagian yang kamu ijinkan untuk dijamahnya. Di tempat yang tidak membuatmu berjengit saat dia melakukannya.

Kecup di bibir memang tak ada salahnya. Toh itu juga bukti cinta. Tapi bukankah manis sekali jika cinta tak hanya dibuktikan lewat lumatan bibir saja? Karena sebenarnya masih banyak hal yang jauh lebih bermakna.

5. Mengecup keningnya berarti meraih bagian tertinggi dari tubuhnya. Di sana ada usaha, ada penjagaan tanpa jeda

Ada rasa berbeda saat seseorang mengecup keningmu lama. Saat itu gadismu harus berjinjit demi mengecup pucuk kepalamu. Priamu mesti menunduk agar bisa menyentuh bagian tertinggi (yang baginya rendah) dari tubumu.

Maka wajar saja jika setiap dikecup keningnya seseorang merasakan perasaan berbeda. Dalam aksi itu ada unsur usaha. Ada rasa terjaga yang tidak main-main rasanya. Kenapa? Karena kecup di kening memang meninggalkan kesan yang klasik — manis.

6. Cinta yang baik itu seperti dark chocolate atau wine yang tua. Semakin dinikmati perlahan, sensasinya bertahan lebih lama

Jelas mudah saja jika kita ingin mempercepat prosesnya. Melumat bibir segera, meraba seluruh bagian tubuh yang terjangkau mata, sampai meluapkan cinta lewat tidur bersama.

Namun bukankah cinta itu tak jauh beda seperti dark chocolate atau wine yang tua? Semakin dinikmati perlahan, sensasinya bertahan lebih lama. Kecup meninggalkan kesan hangat di pucuk kepala. Yang mengalir jauh, sampai ke dada kiri. Dekat dengan jantungmu. Dekat ke hatimu.

Ini adalah beberapa yang Mimin bisa sampaikan kepada kalian semua, Keep Support mimin yang dengan Like Comment dan Sharednya.
0 Komentar untuk "Yang Benar-benar Cinta Adalah Memberi Kecupan di Kening, Bukan di Leher"